Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Begini Jadwal Kerja Tukang Bangunan Yang Benar | Kapasitas Produksi | Produktivitas Pekerja

Hai teman sudutsipil,  pasti banyak dari kita kita selalu bertanya tanya bagaimana sih dan berapa sih sebenarnya jadwal kerja Tukang Bangunan yang benar itu ?

Pertanyaan ini lahir bukan tanpa sebab kawan. Banyak terjadi diluaran sana apalagi proyek yang menyangkut dengan bangunan pribadi pasti selalu hal ini menjadi perdebatan utama dalam benak pemilik bangunan

Sebenarnya Berapa lama sih jam kerja Tukang Bangunan ? Yang Lazim dan Normal serta standart dalam hal pekerjaan  ?

Nah, warga sudutsipil kita bahas lebih dalam dan detil yuk.

Jadi yang namanya Tukang, Kepala Tukang, Mandor, Dan Pekerja (Kenek) itu juga termasuk dalam kategori Pekerja yang tertuang dan terlindungi oleh aturan dan Undang-Undang Tenaga Kerja. Sehingga Produktivitas atau Kapasitas Produksi Pekerjaannya juga merujuk dan mengacu kepada Aturan dari Pemerintah Kecuali untuk Perihal Lembur atau Over Time Work

Dalam aturan dan standart kerja untuk per 1 hari kerja pekerja, buruh dan pekerja lainnya dalam wilayah NKRI maka jam kerja Normal adalah 7 Jam. Didalam waktu kerja tersebut tidak termasuk Waktu Istirahat, Ibadah Dan Lainnya

Namun yang terjadi sekarang banyak Tukang Bangunan yang tidak memenuhi Produktivitas Jam kerja tersebut bagaimana donk ? Ini adalah permasalahan Klasik dimana selalu dan selalu terjadi Ketidak Capaian Jam kerja Oleh Tukang Bangunan Sehingga Impactnya adalah Target Selesai Pekerjaan menjadi bergeser

Dimana dalam perencanaan sudah direkayasa dengan Pencapaian waktu pekerjaan adalah misal 120 Hari atau 4 Bulan masa pekerjaan namun karena hal Produktivitas kerja yang tidak sesuai berimbas pada bertambahnya durasi waktu kerja

Sehingga sebagai Kontraktor atau Owner harus diingat makin lama masa pekerjaan sebuah proyek maka semakin besar dan tinggi cost (Biaya) yang dikeluarkan. Terus bagaimana cara meminimalisir hal tersebut ? dan membuat Tukang dapat bekerja sesuai dengan waktu produktivitasnya ?

Berikut Tipsnya :

1. Pilih Tukang yang track Record nya jelas dan Sudah Perngalaman Dalam Proyek Bangunan Pemerintah Atau Swasta. Bukan Hanya pengalaman bangun bangunan pribadi terlebih Rumah Pribadi

2. Gunakan sistem Tukang Borongan dan Hindari Lakukan sistem bayar Harian. Karena Harian selalu terjadinya Mode Slow Motion. Namun untuk Sistem Borongan lakukan Pengawasan dengan Berkala dan Se Ketat Mungkin

3. Lakukan pembayaran Tukang dengan Sistem Bayar Progress (Bobot) Pekerjaan. Agar sama sama Pemilik dan Pekerja menjaga Tugas dan Tanggung Jawab Masing-masing. Tidak Ada Kelebihan Bayar dan Tidak Ada Juga Kekurangan Bayar

4. Buat Perjanjian (Kontrak) Kerja dengan jelas antar kedua belah pihak yaitu, Pemilik dan Pekerja atau Tukang Bangunan. Sehingga apabila dikemudian terdapat permasalahan maka merujuk dan tunduk pada Perjanjian Awal (kontrak)

Nah, bagi warga sudutsipil yang ingin tahu jam operasional dan cara pembagian jam istirahat dari Tukang sudutsipil maka bisa dilihat video dibawah ini :



Buat teman-teman yang mau bergabung dengan kita bisa gabung di grup Telegram sudutsipil yang Puluhan Ribu Anggota didalamnya Klik aja dibawah ini :

1. Telegram sudutsipil

2. Chanel Telegram

3. Instagram sudutsipil

4. Youtube sudutsipil


Terima Kasih Telah Berkunjung,

***********