Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ternyata Bukan Pawang Yang Hentikan Hujan Di Motogp Sirkuit Mandalika

Nah nah ... warga sudutsipil, kita dihebohkan kemaren dengan berita yang wah hingga supranatural bahwa seorang Manusia manusia disebut pawang hujan mampu menghentikan Hujan yang sangat lebat dan deras di Arena sirkuit Mandalika pada pagelaran MotoGP 2022. 



Pertanyaannya, Benarkah demikian adanya ??

Oke jawaban ini tentu mengundang banyak reaksi daripada kita semua juga warganet dan warga-warga lainnya. Hal ini terlepas dari persepsi dan opini masing-masing pihak yang Boleh Mempercayai itu dan Juga Boleh untuk tidak mempercayainya.

Karena yang namanya praktek Pawang atau Dukun atau semacamnya tentu bukanlah hal Logis Ilmiah atau scientis yang bisa dibuktikan dan di nalar dengan Logika. Namun ada yang menarik disebalik hal yang menggelegar tersebut tentang pawang hujannya.

Pawang Hujan Sirkuit Mandalika Saat MotoGP Berlangsung 2022

Bahwa adalah sebuah kegiatan atau Tindakan yang lebih bisa dinalar dan dapat dibuktikan dengan Ilmiah serta Ilmu Pengetahuan dalam penanganan Hujan di Sirkuit Mandalika kemarin saat Motogp Berlangsung.

Dikutip dari liputan6.com dengan Judul :

BMKG sebut Hujan Berhenti di MotoGP Mandalika Bukan Faktor Pawang Hujan.

Menurut Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menyatakan bahawa, Berhentinya atau redanya Hujan saat pelaksanaan MotoGP berlangsung bukanlah karena pawang hujan melainkan memang karena durasi waktu hujannya sudah selesai.

Guswanto juga menyebutkan, "Buktinya kan dari awal pawang itu sudah bekerja, tapi kan enggak berhenti juga. Artinya itu sebenarnya kemarin waktu berhentinya hujan bukan karena pawang hujan, tapi karena durasi waktunya sudah selesai."

Faktor durasinya sudah dijabarkan dalam prakiraan cuaca BMKG.

"Kalau dilihat secara prakiraan lengkap di tanggal itu memang selesai di jam itu. Kira-kira jam 16.15 itu sudah selesai, tinggal rintik-rintik itu bisa dilakukan balapan kalau dilihat dari prakiraan nasional analisis dampak yang kita miliki BMKG," disampaikan Guswanto.

Nah buat warga sudutsipil dan warganet menurut sudutsipil bisa disimak video penjelasan dibawah ini termasuk hubungannya dengan Sumur resapan :