Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tips Mencegah Retak Dinding Plasteran | Lindungi Dinding Rumah Agar Tidak Lembab dan Berjamur

salam warga sudutsipil,

Dinding Rumah Retak Plasteran


Pernahkah kamu mendapati dinding Rumah atau Gedung yang terbuat dari Batu Bata dan Plasteran itu Retak ? Bahkan kadang retak nya seribu dan seperti retakan Rambut ?

Nah sangat membuat kita kesal bukan ? Apalagi jika pemilik Rumah menyadari bahwa baru beberapa bulan dilakukannya plasteran dinding sudah retak, OMG .... keselnya gak ketulungan. Seperti video dibawah ini :


Bukan maen jika pekerjaan baru dilakukan bahkan beberapa minggu yang lalu ternyata dindingnya sudah retak plasteran. Namun yang perlu diketahui untuk kondisi Proyek Rumah Pribadi atau Gedung Pribadi Perihal seperti sangat sering dan banyak ditemui.

Kok Bisa gitu ya ?

Tentu ada indikasi dan sebab musabab kenapa Retak plasteran tersbeut bisa terjadi dan bahkan pasti terjadi. Terlebih jika pekerjaan tersbeut dilakukan dengan tergopoh-gopoh atau tergesa-gesa tanpa memperhatikan durasi matangnya Susunan Pasangan Bata dan Plasteran Dindingnya.

Topik ini sangat menarik untuk sudutsipil angkat, karena banyaknya pertanyaan baik mulai dari DM Instagram, Inbox FP Facebook, Message Tiktok dan Dari Platform Media sosial sudutsipil lainnya.

Seringkali gegara dinding yang retak ini bisa menjadi sebab permasalahan yang lain muncul, Dimana masalah yang akan muncul lebih besar ketimbang hanya masalah retakan dinding saja.

Bagi kamu yang mau berbagi pengalaman dan mau konsultasi dalam hal Ilmu Dasar Konstruksi Bangunan kamu bisa DM Instagram sudutsipil seperti dibawah ini :

Instagram sudutsipil

Oke kita kembali ke Topik tentang Retakan Dinding Plasteran, Bagaimana Tips Mencegah agar perihal tersebut tidak Terjadi dan Dapat Dihindari ?

Sebenarnya Tipsnya Gampang Dilakukan, hanya perlu perlakuan atau tindakan nyata dilapangan saat pekerjaan sedang atau akan dilaksanakan. Tipsnya adalah :

1. Lakukan Penyiraman Batu Bata Dinding Khususnya Bata Merah sebelum dilakukan Pekerjaan Plasteran. Hal ini sangat penting karena bata merah menyerap air sehingga bisa menyebabkan penyerapan air semen plasteran dan Plasteran akan menjadi Keropos hingga kopong.

2. Pilih Dan Guanakan Pasir yang Bagus yang tidak berlumpur dan bercampur Tanah dimana Kadar tidak boleh melebihi 5%. Jika pasirnya berlumpur dan mengandung Tanah maka itu akan mengganggu Daya Rekat Pasir dengan Semen, sehingga tidak dapat mengikat dengan sempurna.

3. Pasang dan Gunakan Proporsi Campuran Pasir dengan Semen dan Air dengan benar, jangan banyakan Pasir dan Juga jangan Banyakan Semen. Artinya harus proporsional dengan Campuran plasteran yang akan digunakan. Misal Campuran 1:2 atau Campuran 1:4 Jangan gunakan Campuran yang tidak disarankan dalam Ilmu Teknis Konstruksi.

4. Bila Perlu tambahkan Zat aditif seperti tepung atau bubuk untuk menambah perkuatan daya rekat maksimal pada campuran plasteran sehingga merekat dengan kuat dan tahan lama.

Itulah tips yang bisa kamu pakai sebelum pekerjaan plasteran dilakukan. Dan di usahakan plasteran pada saat 1 x 24 Jam esoknya disiram kembali dengan menyeluruh untuk menjaga kelembaban semen dari suhu panas atau pemuaian.

Oya warga sudutsipil, yang lagi ikut Tender Proyek atau lagi belajar untuk ikut Tender, sudutsipil menawarkan File Sofcopy Dokumen Penawaran Tender Proyek yang akan berguna bagi kamu untuk menambah referensi dan Data kamu, seperti dibawah ini :


Nah buat kamu yang butuh Informasi lainnya seputar ilmu Konstruksi, kamu bisa follow website ini agar tak ketinggalan, dan juga Support Kita di Channel Youtube Sudut Sipil, Instagram dan Tiktok.

Semoga Dapat memberikan Manfaat Bagi Rekan-rekan sudutsipil semuanya,

Salam sudutsipil