Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Contoh Konstruksi Tangga Dengan konsep Yang Benar Sesuai Teknis | sudutsipil

Saat ini karena lahan yang semakin sempit akibat padatnya kependudukan maka tentu para pemilik Rumah atau bangunan harus memutar otak untuk menyiapkan konsep tangga yang cocok dan kuat untuk dipasang atau dibangun.

Sebuah pemikiran bahwa tangga hanya dibuat sebagai fungsi sebagai Penghubung antar ruangan saja maka tangga dapat dibuat dengan lebar seminimal mungkin. Apa kamu juga berpikir demikian ?

Penempatan Tangga juga menjadi hal yang penting dimana sebagai akses utama untuk menuju ruangan berikutnya yang kadang kala menjadi ruangan prioritas bagi tamu sehingga penempatannya dibuat dekat pintu masuk utama (Entrance).

Material Tangga

Untuk pembangunan tangga mempunya beberapa opsi material dan tipikal yang bisa digunakan dan dipasang. Seperti Tangga dari Kayu, Baja Besi Hingga Tangga dari Beton Bertulang. Kesemuanya Opsi ini tergantung pada pemilihan pemilik Bangunan, kondisional lokasi dan juga Budget yang tersedia.

Susunan Atau Tatakan Bentuk Tangga

Susunan Tangga dibentuk dengan terdiri dari Tangga Utama atau disebut Ibu Tangga dan Anak tangga. Pada bangunan tangga dengan konsep tinggi dan panjang maka dibuat tempat pemberhentian sebagai unsur istirahat dengan dinamakan "Bordes".

Jenis-Jenis Tangga

1. Tangga Lurus

Tangga ini dibentuk dan dipergunakan pada ruang yang panjang. Konsep bangunan ini terdiri dari Ibu tangga yang sejajar namun anak tangga tegak lurus pada Ibu Tangga.

2. Tangga Bordes Lurus

Tangga ini hampir sama konsep dengan jenis tangga diatas namun hanya saja karena terlalu panjang dan banyak anak tangganya maka diberikan Bordes ditengah sebagai peristirahatan yang menaikinya.

3. Tangga Dengan Belokan

Konsep Tangga ini untuk memberikan kesan lebih estetik dan juga untuk memberikan layanan akses menaikinya dengan nyaman dan cepat.

4. Tangga Melingkar Lingkaran


Ukuran Dan Spesifikasi Tangga

Dalam perencanaan dan Pembangunan Tangga mustilah diperhatikan untuk apa tangga itu dibuat dan tujuannya sebagai apa. Karena konsep Tangga ada yang fungsi umum dan ada juga yang fungsinya Darurat (Emergency).

Nah, sifat menaiki tangga itu butuh dua kali energi daripada berjalan di tempat datar. Sehingga kemiringan tangga haruslah ideal dan tidak curam. Maka Tangga yang layak dan ideal adalah memiliki kemiringan tidak lebih dari 35 Derajat.

Untuk Spesifikasi Anak Tangga maka dilakukan perhitungan menggunakan rumus;

a + 2.o = 57 - 65 cm

Dimana :

a = Langkah Datar

o = Langkah Naik

57 - 65 cm = Panjang Langkah rata-rata orang berjalan ditempat datar.

Untuk tinggi anak Tangga tegak atau langkah tegak yaitu 17 - 20 cm. Lebar tangga untuk satu orang adalah antara 60 – 90 cm, dan untuk dua orang ditentukan antara 80- 120 cm. untuk tempat umum seperti sekolah dan tempat pertunjukan lebar tangga ditentukan antara 150 – 300 cm.

Untuk menentukan panjang bordes digunakan pedoman ukuran satu langkah datar pada hitungan ditambah satu atau dua langkah dan berkisar antara 80 – 150 cm.

Banyaknya langkah tegak tergantung pada tinggi ruangan antara lantai satu dengan lantai berikutnya. Dalam hal ini pembagian dilakukan seteliti mungkin agar tinggi anak tangga sama dari tempat awal sampai tempat akhir.

Untuk mendapatkan ukuran langkah naik adalah dengan mengambil bilangan antara 17 – 20 cm dari tinggi lantai bagian bawah ke atas. misal tinggi lantai di atas 165 cm, maka ukuran langkah naik yang di ambil adalah 16,5 cm. Jika tinggi lantai bagian atas sama dengan 240 maka  untuk tinggi langkah naik dapat diambil = 20 cm.

Nah teman-teman semoga materi ini dapat bermanfaat dan membantu bagi yang membutuhkan. Dan Terima Kasih telah berkunjung.

Bagi teman-teman yang sedang belajar dan main di Proyek dan Tender pRoyek berikut ini ada file data Sofcopy Contoh Dokumen Penawaran Tender Proyek yang bisa berguna bagi kamu sebagi referensi data tambahan dan Literasi. Silahkan WA 085261818142 untuk mendapatkannya;


Salam sudutsipil.