Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Menghitung Volume Besi H beam - Dalam Konstruksi Bangunan Secara Cepat


Kemampuan seorang civil engineer dalam menghitung terutama dalam menghitung volume data di lapangan sangatlah penting. Hal ini menunjukkan kapabilitas seorang civil engineer saat berada di lapangan menghadapi tantangan sebagai tenaga ahli atau tenaga terampil.


Di dalam sebuah proyek konstruksi bangunan gedung besi atau baja adalah suatu komponen yang tidak akan terlepas dari proyek konstruksi tersebut. Besi atau baja memiliki porsi yang sangat penting dan krusial bagi komponen pembentuk proyek bangunan gedung.

Bagi yang Mau Belajar Membuat Dokumen Penawaran Tender Proyek Boleh Dilihat Video Tutorial Berikut ini :

Bahkan pada pekerjaan proyek jembatan saat ini besi atau baja sudah menjadi komponen nomor satu sebagai komponen dasar pembangunan jembatan tersebut. Besi atau baja merupakan faktor penting dalam hal pembangunan gedung karena besi atau baja merupakan tulangan beton yang berfungsi sebagai penahan kehancuran beton kaku. Pada era maju saat ini berbagai macam jenis, tipe dan merek besi dan baja telah tercipta, juga berbagai macam kekuatan baja itu sendiri sudah disediakan

Untuk mencari volume besi atau baja tidaklah serumit seperti yang diperkirakan hanya saja setiap dimensi atau ukuran baja sudah diketahui.

Pada kali ini saya akan mencoba berbagi sedikit ruang pembelajaran tentang bagaimana cara menghitung volume besi atau baja. Untuk menghitung volume besi atau baja secara cepat maka diperlukan tabel berat baja yang sudah di SNI kan.

Berikut saya lampirkan tabel berat baja SNI

Tabel Berat Baja H Beam

Contoh Soal
Hitung volume berat pemasangan rangka baja H beam seperti dalam gembar kerja dibawah ini


Penyelesaian :
Baja H beam yang digunakan 250.250.9.14
Diketahui Pemasangan Baja H beam sebanyak 2 btg dengan p 4 m

Panjang Baja : 4 m x 2 btg = 8 m

Rumus mencari volume kilogram Baja adalah Panjang Keseluruhan x Berat Baja, Sehingga kita akan meilhat daftar berat baja untuk baja yang digunakan


Maka jika dilihat dari tabel berat baja didapatkan bahwa untuk Baja H beam dengan ukuran 250.250.9.14 mempunyai berat Kg/m adalah 72.40.

Jadi Jawaban adalah
Panjang seluruh Baja x Berat Baja permeter
8 m x 72.40 Kg/m = 573.20 Kg

Jadi Jumlah Berat Kg Besi/Baja H beam Yang Terpasang pada contoh soal 
adalah 573.20 Kg

Nah bagi sahabat semuanya sekian dulu penjelasan dari admin apabila ada pertanyaan boleh ditanyakan pada kolom komentar, silahkan follow situs kita ini agar bahan berikutnya bisa langsung notif ke email sahabat semuanya. Tombol Follow (Ikuti) ada dibawah Halaman atau klik Tombol Subscribe pada Atas Halaman.

Yang mau bergabung dengan kita bisa gabung di grup telegram Civil Engineer Indonesia yang banyak suhu master Teknik sipil dalamnya silakan di Klik Disini 

Sahabat Engineers yuk Gabung Sama Kita, Klik Dibawah ini :


E-Book Kumpulan File Dokumen Penawaran Tender Proyek

Berlangganan via Email