Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Menghitung Jumlah Kebutuhan Batu Bata Pada Dinding / Bidang Pasang Dengan Cepat - Lengkap Contoh Format


Menghitung volume bangunan adalah ilmu dasar dalam dunia teknik sipil. Dan menghitung volume adalah suatu kemampuan dasar yang harus dimilki oleh setiap insane Civil Engineer.


Dalam menghitung suatu volume bangunan maka akan dikaji terlebih dahulu kepada bentuk sesesuatu bidang yang ingin dihitung. Bentuk suatu bidang tersebut kemudian di implementasikan dalam bentuk gambar kemudian berdasarkan gambar tersebut dilakukan Back Up data volume atau perhitungan volume.

Perhitungan volume suatu bidang bangunan tidak terlepas dari rumus-rumus matematika dasar. Baik rumus bentuk dasar dan juga rumus integral serta rumus-rumus matematika penunjang lainnya. Jadi buat adek-adek yang masih mau melanjutkan ke bangku kuliah yang kuat dalam ilmu matematika silahkan masuk jurusan Teknik Sipil pasti anda akan lebih mudah dan cepat dalam berpetualang dengan ilmu Teknik Sipil serta menjadi Civil Engineer yang handal.

Baca Juga Dan Download Gratis :



Berbicara Proyek bukanlah suatu tema yang jarang disebut. Secara penelitian teruka bahasa proyek dan kata proyek merupakan konsonan yang paling sering disebut hamper dalam setiap jam dalam sehari-hari. Bekerja di proyek adalah suatu incaran bagi hamper seluruh pencari kerja. Bekerja di proyek juga masih merupakan suatu lapangan kerja yang menyerap banyak tenaga kerja. Kembali lagi kepada Civil Engineer, seorang civil engineer harus mempunyaikemampuan yang mumpuni dalam bidang Back Up Data volume atau menghitung volume bangunan.

Nah berkaitan dengan Ilmu Teknik Sipil berikut saya akan mencoba berbagi sedikit ruang belajar tentang bagaimana cara menghitung volume secara cepat (Back Up Data) sebuuah bangunan. Namun Kali ini kita fokuskan untuk penghitungan satu titik saja yaitu Menghitung Volume Jumlah Batu Bata dalam sebuah dinding atau sebuah bidang pasang. Untuk item-item lainnya akan kita kupas pada postingan selanjutnya dikarenakan keterbatasan layar dalam menampilkan semua item pekerjaan.

Baik kita masuk dalam penghitungan. Contoh sebuah kasus hitungan :






Perhitungan Untuk Bidang Pasang Bata Dinding
Diketahui pasangan batu bata pada sebuah dinding
dengan ukuran Tinggi dinding : 3.50 M
Lebar dinding : 4.00 M
Luas 2 ventilasi : 0.112 x 2 unit = 0.24 m2

Rumus yang digunakan adalah mencari luas yaitu Lebar x Tinggi ( L x T )

Penyelesaian :
Lebar x Tinggi
4.00 m x 3.50 m = 14 m2
dikurang luas ventilasi
14 - 0.24 = 13.76 m2

Ukuran batu bata sekarang yang diakui SNI adalah



untuk panjang bata 0.20 + standart block 2 cm menjadi 0.22 m
jadi ukuran luas bata adalah p x t = panjang x (tebal Bata + spase pasta beton)
0.22 x (0.05+0.015) = 0.22 x 0.065 = 69.93 = 70 Buah batu bata
Sehingga dalam 1 m2 luas maka dibutuhkan batu bata sebanyak 70 buah

sesuai dengan koefisien AHSP 2016 untuk bangunan gedung


Jadi kebutuhan batu bata untuk area bidang dinding
70 x 13.76 m2 = 963.2 = 964 Buah Batu Bata.


Untuk pasangan batu bata area tombak layar ? silahkan dikomen ya rekan-rekan bila dirasa dibutuhkan akan saya post selanjutnya tentang kebutuhan jumlah batu bata pada area bidang pasang tombak layar menggunakan rumus yang ebrbeda karena bentuk yang berbeda seperti dapat dilihat tombak layar berbentuk segitiga.

Teruntuk rekan-rekan sudutsipil semuanya apabila ada hal yang 

 kurang dimengerti dan reques
bahan lain bisa ditanyakan pada kolom komentar sebisa mungkin
saya akan menjawabnya

Semoga apa yang disajikan dapat bermanfaat bagi rekan-rekan semua
serta bagi admin sendiri, mohon di share sebanyak banyak nya biar
orang lain juga dapat
Indahnya Berbagi

Jangan Lupa Follow Kami
"TEKAN TOMBOL IKUTI PADA FOLLOWER"

Agar Bahan-bahan penting selanjutnya tidak ketinggalan

Terima Kasih


Berlangganan via Email