Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Data Konstruksi Bendungan & Irigasi (Gambar + Volume Kerja) Download


Bendungan adalah sebuah bangunan air yang berfungsi sebagai penangkap air dan menyimpannya di musim penghujan waktu air sungai mengalir dalam jumlah besar. Waduk merupakan suatu tempat atau wadah yang terbentuk akibat adanya pembangunan sebuah bendungan. Pembangunan bendungan berfungsi untuk penyediaan air baku, penyediaan air irigasi, pengendalian banjir dan/atau pembangkit tenaga air. Dalam pembangunan bendungan ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu persiapan pembangunan, perencanaan pembangunan, pelaksanaan konstruksi dan pengisian awal waduk (impounding).



Pengisian awal waduk (impounding) merupakan tahapan yang dilakukan setelah pekerjaan konstruksi selesai dan merupakan saat-saat yang kritis yang harus dilalui dalam suatu pembangunan bendungan. Hal ini pula yang terjadi pada Bendungan Jatigede, Sumedang, Jawa Barat. Tahapan ini dikatakan kritis karena terjadi perubahan-perubahan lingkungan di sekitar waduk dan juga pada DAS Cimanuk, karena pada tahap ini terjadi perubahan kondisi waduk yang pada awalnya kering menjadi terisi air. Pada tahapan pengisian awal waduk (impounding) ini air yang mengalir ke bagian hilir akan terhenti sementara waktu, dan air akan mengalir lagi ke bagian hilir jika air yang tergenang di dalam waduk telah mencapai suatu elevasi tertentu

Baca Juga Dan Download Gratis :

Dalam tahap pengisian awal waduk (impounding) ini jumlah debit inflow yang masuk ke daerah genangan akan sangat berpengaruh, karena jika inflow yang masuk sedikit maka waktu pengisian awal waduk (impounding) akan lama dan dapat mengakibatkan kekeringan di hilir bendungan. Selain itu kondisi daerah genangan juga akan berpengaruh, karena setiap jenis tanah memiliki karakteristik yang berbeda mengenai penyerapan air ke dalam tanah. Pada tahap impounding ini juga hendaknya dilakukan pemantauan supaya untuk menghindari adanya korban jiwa dan untuk menghindari kerusakan pada struktur bendungan karena jika terlalu cepat tahap impounding ini maka akan mengakibatkan tekanan yang berlebih dan timbunan inti bendungan akan mengalami gaya angkat (uplift).

Berdasarkan hal tersebut, maka diperlukan penelitian untuk mengetahui lamanya air tidak mengalir ke bagian hilir bendungan supaya di bagian hilir bendungan tidak mengalami kekeringan dalam waktu yang lama

Berikut bahan konstruksi bendungan dan irigasi, untuk detil dan lebih jelasnya silahkan download bahannya dibawah ini :



Nah bagi sahabat semuanya sekian dulu penjelasan dari admin apabila ada pertanyaan boleh ditanyakan pada kolom komentar, silahkan follow situs kita ini agar bahan berikutnya bisa langsung notif ke email sahabat semuanya. Tombol Follow (Ikuti) ada dibawah Halaman atau klik Tombol Subscribe pada Atas Halaman.

Yang mau bergabung dengan kita bisa gabung di grup telegram Civil Engineer Indonesia yang banyak suhu master Teknik sipil dalamnya silakan di Klik Disini 

Sahabat Engineers yuk Gabung Sama Kita, Klik Dibawah ini :

E-Book Kumpulan File Dokumen Penawaran Tender Proyek

Berlangganan via Email