Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Contoh Laporan Struktur Bangunan Gedung Bertingkat Download Gratis


Contoh Laporan Hitungan Struktur Bangunan Gedung Bertingkat

Pada pekerjaan Perencanaan Suatu Bangunan maka akan dilakukan survey lokasi dan pengambilan data situasi pada lokasi tersebut. Misalnya seperti :

  • Countur Tanah, Elevasi
  • Sondir Tanah
  • Akses Jalan
  • Keadaan Sekitar
  • Sumber Mata Air
  • Kondisi Tanah
  • Dan lain-lain



Beberapa syarat data harus disiapkan sebelum pekerjaan perencanaan suatu bangunan dilaksanakan salah satunya apabila dipersyaratkan adalah Hitungan Struktur atau Laporan Struktur. Pada kali ini kita akan mecoba membahas lebih dalam tentang kenapa dan bagaimana bentuk dari laporan struktur terhadap suatu proses perencanaan suatu bangunan gedung.


Kita akan mengambil satu contoh pelaksanaan pekerjaan perencanaan suatu bangunan gedung study kasus adalah dengan data sebagai berikut :

Nama Paket Pembangunan Gedung Asrama Putra
Lokasi Banda Aceh
Data Perencanaan : 

  • Laporan Sondir
  • Laporan Struktur
  • Gambar Rencana
  • Rencana Anggaran Biaya (RAB)
  • Rencana Kerja Dan Syarat-Syarat

Namun pada kesempatan ini saya hanya menyajikan softcopy atau bahan untuk didownload adalah Gambar Rencana Format Cad, Laporan Struktur Format Pdf Dan RaB format Excel.

Pasti ada pertanyaan kenapa Laporan struktur formatnya pdf ? hal ini dikarenakan laporan struktur adalah produk yang mengikat pada untuk suatu gambar kerja dan berdasarkan data-data pendukung sebelumnya seperti data sondir serta tidak bisa diaplikasikan / disandingkan dengan gambar kerja yang berbeda, tetapi laporan ini bisa dijadikan referensi serta improvisasi dalam Pekerjaan Perencanaan Selanjutnya.

Isi dalam Laporan Struktur adalah sebagai berikut, full lengkapnya silahkan didownload format sofcopynya dibawah.

LAPORAN STRUKTUR
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Kriteria Desain
Perhitungan struktur Asrama Mahasiswa Sawang Tahun 2017 ini menggunakan
referensi sebagai berikut:
1. Tata Cara Perencanaan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung
(SNI 03-2847-2012) .
2. Perencanaan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung
(SNI -1726-2012).
3. Beban minimum untuk perencanaan bangunan gedung dan struktur lain
(SNI -1727-2013).
4. Baja tulangan beton (SNI -2052-2014).
5. Peraturan Pembebanan Untuk Gedung.
SNI 1726-2012 merupakan standar tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk
struktur bangunan gedung dan non-gedung dengan memberikan persyaratan
minimum terhadap ketahanan gempa. SNI ini merupakan revisi dari SNI 1726-2002,
dengan lahirnya SNI ini maka secara langsung standar ini membatalkan dan
menggantikan SNI 1726-2002.
1.2 Prosedur Analisis Beban Gempa SNI 1726:2012 pada Bangunan Gedung
Penjelasan prosedur beban gempa dijelaskan pada Gambar dan uraian dibawah ini,

1. Katagori Resiko Bangunan (KRB)
Kategori resiko bangunan (KRB) gedung Asrama Sawang berdasarkan SNI-1726-2012 termasuk kedalam: Tipe 2.
2. Faktor Keutamaan Gempa (Ie)
Faktor Keutamaan Gempa dipengaruhi oleh Kategori Resiko Bangunan, sehingga diperoleh nilai faktor keutamaan Gempa (Ie) = 1


3. Parameter Percepatan Tanah (SS, S1)
Dalam Peta Hazard Gempa Indonesia 2010 yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum meliputi peta percepatan puncak (PGA) dan respon spektra percepatan di batuan dasar (SB) untuk perioda pendek 0.2 detik (Ss) dan untuk perioda 1.0 detik (S1) dengan redaman 5% mewakili tiga level hazard gempa yaitu 500, 1000 dan 2500 tahun atau memiliki kemungkinan terlampaui 10% dalam 50 tahun, 10% dalam 100 tahun, dan 2% dalam 50 tahun.

4. Klasifikasi Situs (SA – SF)
Dalam penentuan amplifikasi besaran percepatan gempa puncak dari batuan dasar ke permukaan tanah untuk suatu situs, maka situs tersebut harus diklasifikasikan terlebih dahulu. Berdasarkan hasil klasifikasi, tanah ini berkatagori SD (Tanah Sedang).

5. Faktor Koefisien Situs (Fa, Fv)
Untuk penentuan respons spektral percepatan gempa MCER di permukaan tanah, diperlukan suatu faktor amplifikasi seismik pada perioda 0,2 detik dan perioda 1 detik. Faktor amplifikasi meliputi faktor amplifikasi getaran terkait percepatan pada getaran perioda pendek (Fa) dan faktor amplifikasi terkait percepatan yang mewakili getaran perioda 1 detik (Fv).

1.3 Perencanaan Material dan Dimensi Elemen
A. Material
Perencanaan struktur gedung ini menggunakan bahan beton bertulang dengan spesifikasi sebagai berikut:
1. Beton
Mutu beton yang digunakan, K-25 = 20,75 MPa
2. Baja tulangan
Baja tulangan beton polos (BjTP 24) untuk Ø ≤ 12 mm, fy = 235 MPa
Baja tulangan beton sirip (BjTS 40) untuk Ø ≥ 12 mm, fy = 390 MPa


1.4 Perencanaan Jenis dan Variasi Beban
Jenis beban yang bekerja pada gedung adalah:
a. Beban mati sendiri elemen (Self Weight)
Beban ini meliputi berat balok, kolom, shear wall, dan plat lantai. Secara otomatis ETABS sudah menghitung beban ini dengan memberikan faktor penggali berat sendiri sebesar 1.
b. Beban mati elemen tambahan (Super Dead Load)
Beban ini meliputi dinding, keramik, plesteran, plumbing, mechanical & electrical, dll. Beban ini harus di input secara manual ke dalam ETABS disebabkan faktor penggali untuk beban ini sama dengan 0.

Untuk lebih jelas dan fullnya silahkan download bahannya.
Untuk laporan struktur ini dibuat oleh ahli struktur dengan bantuan software penghitungan struktur sehingga jika bukan ahli struktur mungkin terasa agak susah dalam memahami laporan ini, jadi sengaja saya inputkan juga gambar kerja nya beserta RAB nya agar rekan-rekan bisa mnyandingkan laporan struktur ini dengan data pendukungnya yang asli.

Baca Juga Dan Download Gratis :

Silahkan Download bahan nya dibawah ini






Nah bagi sahabat semuanya sekian dulu penjelasan dari admin apabila ada pertanyaan boleh ditanyakan pada kolom komentar, silahkan follow situs kita ini agar bahan berikutnya bisa langsung notif ke email sahabat semuanya. Tombol Follow (Ikuti) ada dibawah Halaman atau klik Tombol Subscribe pada Atas Halaman.

Yang mau bergabung dengan kita bisa gabung di grup telegram Civil Engineer Indonesia yang banyak suhu master Teknik sipil dalamnya silakan di Klik Disini 

Sahabat Engineers yuk Gabung Sama Kita, Klik Dibawah ini :

Bagi Yang Mau Belajar Menghitung RAB Bangunan Gedung Bisa Dilihat Video Tutorial Dibawah ini



Juga Bagi Yang Mau Belajar Membuat Dokumen Penawaran Tender Ada Panduan Berikut ini

Berlangganan via Email