Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Fakta Kegagalan konstruksi Bangunan (Proyek Gagal)


Kegagalan Konstruksi Bangunan merupakan suatu momok yang sangat ditakutkan oleh semua pihak baik Unsur Pelaksana, Pengawas dan Penerima Manfaat Dari Bangunan Tersebut

Bangunan Gagal Sumber Gambar Google

Apa sebenarnya kegagalan Konstruksi Tersebut ..?
Secara Harfiah makna kegagala konstruksi adalah :
“Kondisi dimana hasil pekerjaan suatu proyek konstruksi yang tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan yang telah disepakati dalam kontrak kerja sebagai akibat kesalahan atau penyimpangan oleh penyedia jasa atau pengguna jasa konstruksi, yang mengakibatkan Bangunan Hasil Konstruksi tidak dapat digunakan/ tidak dapat difungsikan sebagaimana Rencana”

Kriteria Kegagalan Konstruksi Bangunan antara lain :
  • Bangunan Tidak dapat Berfungsi Atau Tidak Dapat Dipergunakan

Pada tahapan Kegagalan Konstruksi ini memang bangunan hasil konstruksi yang dilaksanakan oleh Kontraktor Pelaksana memang dinyatakan tidak bisa dipakai dengan beberapa temuan dan kajian serta pengujian. Misalnya pada bangunan terjadi perlakuan struktur bangunan yang tidak sesuai dengan Data Rencana

Bangunan Gagal Sumber Gambar Google

Karakteristik bangunan yang keropos, Retak, Patah, dan hancur membuat indikasi bangunan dalam tempo singkat akan mengalami roboh atau keruntuhan. Maka Bangunan dinyatakan tidak aman untuk dipergunakan. Perlu diingat salah satu tujuan dari suatu konstruksi umum adalah membuat/ merancang bangunan yang Aman, nyaman, dan efisien bagi penghuninya


Baca Juga Dan Download Gratis :


  • Bangunan Mengalami Kebocoran, Rembesan, Pergeseran Item Komponen Bangunan Baik struktur maupun Non struktur

Dalam hal ini, maka sering kali terjadi bangunan yang baru dibangun mengalami kebocoran atau rembesan baik dari bagian struktur maupun non struktur seperti atap. Contoh kasus misalnya pada bangunan suatu sekolah, setelah dibangun ternyata bangunan mengalami kebocoran atau rembesan air dalam beton. Rembesan air pada atap yang diperbaiki dalam dua sampai tiga kali namun tidak bisa diatasi lagi, sehingga bangunan tidak bisa dipakai dengan baik

  • Bangunan Mengalami Penurunan, Pondasi, Sloof Atau Lantai

Dalam tahap ini maka sudah dipastikan bangunan tidak layak untuk dipakai atau difungsikan dikarenakan bangunan sudah tidak memiliki asa keamanan lagi secara kaidah teknis. Penurunan Pondasi akan mengakibatkan penurunan stabilitas struktur bangunan dan akan berimbas kepada kerobohan bangunan

Bangunan Gagal Sumber Gambar Google

Berikut Lima ( 5 ) Fakta Indikasi Kegagalan Konstruksi Bangunan (Proyek)

1. Data Rencana Tidak Diuji Kembali Dan Dihitung Kembali
Memang tidak semuanya Proyek bangunan apabila tidak diuji kembali akan mengalami kegagalan Konstruksi. Namun yang harus digaris bawahi adalah setiap perencana juga adalah Manusia biasa yang punya potensi melakukan kesilapan dan kekeliruan sehingga alangkah baiknya melakukan Mutual Check Awal (Rekayasa Teknis) Terlebih Dahulu sebelum melaksanakan pekerjaan inti Konstruksi

2. Kontraktor Pelaksana Tidak Mematuhi Spesifikasi Teknis
Banyak yang terjadi dilapangan kadang kala sesuatu yang telah ditetapkan dalam spesifikasi teknis tidak dijalankan dengan baik dan optimal Oleh Pelaksana. Al Hasil Bangunan yang dihasilkan pun akan mengalami pergeseran nilai dari rencana semula. Sebagai Contoh dalam draf Kontrak kerja tertuang dalam spesifikasi teknis pekerjaan bahwa untuk Mutu Beton Cor adalah K-250. Namun kenyataan dilapangan dengan pengecoran Manual maka Mutu tersebut tidak mencapai K-250, Hanya mendekati atau bahkan jauh tertinggal

Selalu Melakukan Pantauan Dan Controlling Terhadap Setiap Item Pekerjaan

3. Bila Ada Temuan, Tidak Melakukan Review Design
Sebagaimana diketahui bahwa setiap draft perencanaan bangunan bukanlah suatu hal yang sudah pasti seratus persen dijadikan jaminan untuk pelaksanaan. Hal ini juga harus ditinjau kembali kepada keadaan eksisting lokasi pada saat akan di laksanakan pekerjaan pembangunannya. Sebagaimana Contoh Pada saat direncanakan awal suatu bangunan akan dilakukan pada lokasi A. Ternyata pada saat pelaksanaan Lokasi telah berpindah ke Lokasi B, sehingga perlu penyelidikan dan penghitungan kembali terhadap lokasi rencana bangun apakah sifat, dan prinsip nya sama atau berbeda

Pada Lokasi A direncanakan Pembangunan dengan tipikal Pondasi Tapak dengan sifat kondisi tanah eksisting adalah Tanah Keras. Namun ternyata pada Lokasi B tanah lahan Eksisiting adalah Bekas Persawahan atau bekas Tambak, Sehingga perlu dilakukan perubahan terhadap tipikal pondasi dengan sifat tanah yang telah berbeda

Bagi yang mau Belajar Dari Dasar Cara Membuat/ Menghitung RAB Bangunan Bisa dilihat Video Tutorial dibawah ini :

4. Kontraktor Pelaksana Curang
Nah, hal ini adalah tindakan pelanggaran hukum berat jika terjadi. Perbuatan ini dalam kasus pelaksanaan konstruksi adalah tidak melakukan pekerjaan sebagaimana volume yang seharusnya dilaksanakan seperti yang telah termuat dalam kontrak kerja. Misalnya dalam pelaksanaan pengecoran beton Pondasi menggunakan komponen Beton Cor adalah Batu split (kerikil Pecah) namun pihak pelaksana tidak memakainya melainkan memakai pasir beton saja, sehingga akan mengurangi komponen dan kekuatan mutu beton nantinya

Bagi yang mau Belajar Membuat dokumen Penawaran Tender Proyek dari Dasar bisa dilihat Video tutorial Dibawah ini :


5. Penggunaan Bahan/ Material yang Tidak sesuai Sepesifikasi Teknis
Untuk hal ini maka perlu dikaji dan diamati oleh Konsultan pengawas apakah Memang Pelaksana Telah melanggar ketentuan dalam spesifikasi teknis atau tidak mengetahui, sehingga perlu penjelasan dan pemahaman yang lebih detil terhadap hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam pemilihan dan pemakaian bahan /Material Bangunan

Sebagaimana contoh, penggunaan bahan /Material pengecoran :
Pasir Cor/ urug haruslah pasir dari bebas endapan lumpur dan bukan dari air Garam
Air haruslah air bersih yang tidak bercampur lumpur atau minyak
Dan lain sebagainya

Itulah beberapa faktor penyebab terjadinya potensi kegagalan Konstruksi
Semoga Bermanfaat

Nah bagi sahabat semuanya sekian dulu penjelasan dari admin apabila ada pertanyaan boleh ditanyakan pada kolom komentar, silahkan follow situs kita ini agar bahan berikutnya bisa langsung notif ke email sahabat semuanya. Tombol Follow (Ikuti) ada dibawah Halaman atau klik Tombol Subscribe pada Atas Halaman.

Yang mau bergabung dengan kita bisa gabung di grup telegram Civil Engineer Indonesia yang banyak suhu master Teknik sipil dalamnya silakan di Klik Disini 

Sahabat Engineers yuk Gabung Sama Kita, Klik Dibawah ini :

E-Book Kumpulan File Dokumen Penawaran Tender Proyek


Berlangganan via Email