Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mau Jadi Kontraktor Hebat ? Kuasai Ilmu Dasar Ini, Terbukti !


Kontraktor Hebat – Proyek Pembangunan Konstruksi


Sebuah Bidang Pekerjaan Haruslah Diisi Oleh Tenaga Ahli Yang Berkompeten


Sahabat Engineers, Kontraktor adalah suatu bahasa umum yang mempunyai beragam pengertian dan tujuan. Kontraktor dalam terminologi sejati adalah Pelaksana Kontrak, artinya pelaksana yang melaksanakan pekerjaan nya sesuai dengan Kontrak Kerja antara dua belah pihak yang bersangkutan.

Namun pada konteks ini kita berbicara lebih spesifik yaitu Kontraktor dalam bidang proyek lebih khususnya lagi Kontraktor Dalam Bidang Proyek Konstruksi. Proyek Konstruksi bermacam ragam ada Proyek Bangunan Gedung, Jalan Jembatan, Bangunan Air, dan lain-lain.

Baca Juga Dan Download Langsung :


Dalam Dunia Proyek Konstruksi Kontraktor adalah aktor yang harus sangat berperan penting dalam setiap lini pembangunan, karena kontraktor merupakan pelaksana (pembuat) suatu karya bentuk yang masih dalam kertas kerja (design) menjadi suatu produk Bangunan konstruksi nyata di lokasi sebenarnya.

Tugas Kontraktor jika di pelajari mungkin lebih berat dari tugas Konsultan Perencana dan Owner. Bayangkan saja Kontraktor harus melaksanakan suatu pekerjaan proyek konstruksi dengan sigap juga harus melakukan field Engineering (rekayasa lapangan) kembali terhadap seluruh komponen perencanaan (design) yang ada terhadap pekerjaan itu. Bukankah lebih rumit ?

Dalam setiap Detail Engineering Design (DED) yang telah tercipta oleh Perencana tidak lah serta merta suatu produk yang tidak memiliki kekurangan dan kekeliruan, apalagi terhadap paket-paket pekerjaan kecil dan menengah kemungkinan potensi perubahan dan penyempurnaan akan ada.

Apalagi jika menyangkut lokasi rencana kerja yang berpindah, kondisi gambar kerja dengan lahan eksisting tidak sama. Hal ini akan menyebabkan perubahan secara garis besar terhadap produk perencanaan tersebut.
  • Untuk lebih Jelasnya kenapa banyak perubahan antara Hasil Perencanaan dan Pelaksanaan silahkan baca Disini

Sahabat Engineers, Menjadi Seorang Kontraktor tidak mesti dan harus dari bidang Teknik Sipil. Tetapi  untuk pelaksana Proyek Konstruksi haruslah dari Teknik Sipil. Nah bagaimana fahamnya ?
Kontraktor adalah sebuah perusahanaan pelaksana proyek yang mempunyai struktur dan manajemen serta personil Tenaga Ahli didalamnya.


Pada sebuah proyek konstruksi yang dilaksanakan oleh Kontraktor maka Direktur (Bos), daripada perusahaan tersebut bisa dari bidang mana saja termasuk tidak kuliah (Sekolah) pun bisa, itu adalah hak yang melekat pada setiap individu dalam Negara Indonesia.

Namun jika pada posisi berada dibidang Pelaksana Proyek di lapangan dan yang menangani konstruksi ini haruslah dari Bidang Teknik Sipil Yang mempunyai predikat atau titel minimal Diploma Tiga (D-III), yang pada jabatan khusus haruslah dari Sarjana Teknik Sipil.

Buat yang mau mendapatkan penghasilan sampingan dari internet gampang dan halal cek dibawah ini :

Kenapa demikian ? Bukan kah proyek itu bersifat umum ? bukan kah pada sisi kontraktor itu tugasnya hanya melaksanakan/membangun produk perencanaan yang sudah ada ?
Jika ada pertanyaan seperti ini maka ibarat seperti bertanya, apakah pekerjaan Dokter bisa dilaksanakan oleh Sarjana Ekonomi ? Bisakah Akuntan Publik Dibuat oleh Ahli Sejarah ?
Karena Kontraktor adalah pelaksana sebuah produk teknis yang harus dilaksanakan oleh Pelaksana dari unsur Teknis Juga.

Bagi sahabat yang mau belajar Tentang Cara Menghitung/Membuat Mutual Check Awal (MC-0) boleh dilihat video Tutorial ini :

Dalam Perpres terbaru No. 16 Tahun 2018, Permen Pu, dan petunjuk lainnya terbaru yang menjadi dasar hukum bagi Kegiatan Proyek Konstruksi di Indonesia telah menyebutkan bahwa aturan-aturan personil atau Tenaga Ahli, Terampil, yang bisa/boleh Ikut andil partisipasi dalam proyek Kontruksi adalah mereka-mereka yang ber ijazah Teknik Sipil dan SMK Bangunan.

Nah sahabat Sekalian dalam upaya dan cara untuk mendapatkan proyek ini dan juga untuk mengantisipasi terjadinya potensi kerugian dan juga indikasi penipuan dalam pelaksanaan proyek konstruksi, maka Sang Kontraktor haruslah menguasai Ilmu Dasar yang sangat mendasar agar terhindar seperti yang admin ceritakan diatas. Berikut Dua Ilmu yang Harus sangat Dikuasai yaitu,

  • Ilmu MatemaTika Dasar

Ya, Matematika. Sebuah momok mata pelajaran yang sangat dasar bagi kita semua, namun ilmu matematika ini jika dilihat dari perspektif general merupakan ilmu yang menjadi penggerak seluruh kegiatan di muka bumi ini. Tanpa Matematika sebuah peradaban tak akan mampu mencapai titik puncak.


Bagi Kontraktor Matemetika merupakan ilmu yang sangat penting dan krusial yang harus dikuasai dan dipahami penuh. Karena proyek konstruksi adalah gabungan garis (line) dan hitungan angka yang berkutat dan bermain dalam suatu gambar kerja yang diaplikasikan dan dituang pada lokasi rencana sehingga terbangun menjadi sebuah Bangunan. Sehingga jika Matematika dasar tidak kuat maka yang terbangun nantinya produk yang mempunyai banyak kesalahan dan banyak problem yang menanti.

Contoh nya saja dalam sebuah proyek Konstruksi maka ada yang namanya Mutual Check Awal (MC-0) yaitu penghitungan kembali Volume Item Pekerjaan dan Pencocokan kembali Bestek dengan Kondisi Eksisting Lahan Kerja. Jika MC-0 ini dihitung sembarang dan tidak sesuai dengan kaidah matematik maka potensi kerugian akan didepan mata, percayalah ! Admin sudah dari tahun 2009 membuat MC-0 proyek Konstruksi.

  • Untuk lebih detil memahami apa itu Mutual Check Awal (MC-0) Proyek check Disini
Nah Intinya Sahabat Sekalian matematika dalam Pelaksanaan Proyek Konstruksi adalah Akar Untuk Berhasil Tidaknya Proyek Tersebut Dikerjakan.

  • Ilmu Kecakapan Teknis Dalam Komunikasi

Dalam skema pelaksanaan sebuah proyek konstruksi kecakapan komunikasi merupakan irama dan cara yang harus dimiliki oleh Kontraktor. Karena didalam pelaksanaan proyek ini terdapat banyak masalah yang harus dipecah dan didiskusi bersama oleh Pelaksana, Pengawas dan Owner. Baik dari segi Perhitungan Value, Cost, Duration dan Bahkan Force Majeur.

Sehingga apabila kecakapan berkomunikasi kurang maka permasalahan tidak akan terselesaikan dengan bijak dan bahkan menimbulkan masalah baru ekses dari suatu masalah yang tak kunjung terselesaikan sebelumnya.

Didalam pelaksanaan proyek konstruksi juga terdapat banyak Implementasi Kecakapan Teknis, seperti adanya Expose (presentasi) oleh Pelaksana terhadap data kemajuan pelaksanaan ke Owner dan Pengawas, Pemecahan suatu masalah teknis baik dilapangan maupun administrasi. Dari kesemua proses itu harus dilandas kepada penyampaian kecakapan berkomunikasi yang baik dan terstruktur demi menjaga dan mencapai target kerja yang sesuai rencana awal.


Jadi Untuk Menjadi Kontraktor Proyek Itu Mudah, tetapi untuk Menjadi pelaksana Proyek Itu Agak susah Tapi Belajar Akan Membuat Yang Susah itu Menjadi Nikmat.


Bagi sahabat yang mau belajar Tentang Cara Menghitung/Membuat RAB boleh dilihat video Tutorial ini :


**********

Nah bagi sahabat semuanya sekian dulu penjelasan dari admin apabila ada pertanyaan boleh ditanyakan pada kolom komentar, silahkan follow situs kita ini agar bahan berikutnya bisa langsung notif ke email sahabat semuanya. Tombol Follow (Ikuti) ada dibawah Halaman atau klik Tombol Subscribe pada Atas Halaman.

Yang mau bergabung dengan kita bisa gabung di grup telegram Civil Engineer Indonesia yang banyak suhu master Teknik sipil dalamnya silakan di Klik Disini 

Sahabat Engineers yuk Gabung Sama Kita, Klik Dibawah ini :

Kepada Teman teman sekalian disarankan untuk membaca dan mendownload bahan dibawah ini yang dibutuhkan sebagai contoh dan juga tambahan data dalam ilmu perhitungan Bangunan

Berlangganan via Email