Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

File Sofcopy & Panduan Lengkap Cara Membuat Schedule Proyek Dengan Benar | Sudut Sipil


Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan (Schedule) Proyek

Pada sebuah pelaksanaan pekerjaan Konstruksi Bangunan maka digunakan sebuah rekayasa teknis tentang penjadwalan durasi pekerjaan yang disebut dengan Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan atau Work Schedule


Jadwal pelaksanaan pekerjaan dibuat oleh calon pelaksana pekerjaan atau perencana dengan mempertimbangkan segala aspek dan faktor pndukung serta penunjang untuk terlaksananya pekerjaan dengan baik

Bagi yang mau Belajar Cara Membuat Dokumen Penawaran Tender Proyek Bisa dilihat Video Tutorial Dasarnya dibawah ini :

Bagi yang mau Belajar Dasar Membuat /Menghitung RAB Bangunan Bisa dilihat Video Tutorial Dibawah ini :

Dalam rangka membuat rekayasa jadwal kerja atau Jadwal pelaksanaan pekerjaan maka dimulai dengan menyiapkan Rencana Kerja, Waktu Kerja, dan juga data pendukung pekerjaan.

Jadwal pelaksanaan pekerjaan (Schedule) ada dua jenis,
  • Jadwal Pelaksanaan pekerjaan Pra kerja

Schedule ini dibuat pada saat khusus untuk lampiran item dokumen penawaran tender, dengan keterangan dalam format schedule tidak menyertaka jadwal waktu yang mengikat dan pasti

  • Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan Saat akan Kerja (working)

Sedangkan Schedule ini dibuat atau dibentuk pada saat pekerjaan benar-benar akan mulai dikerjakan, yang didalam format schedule sudah termuat semua data dan keterangan jadwal, tanggal, daftar cuaca dan waktu secara konkrit dan pasti. Sehingga target rencana kerja yang ingin dicapai pun akan dilakukan dan diukur dengan Deviasi yang terjadi

Untuk Schedule ini dibuat bisa dalam bentuk Durasi kerja,
  • Harian
  • Mingguan
  • Bulanan

Kita bisa mengambil Durasi mana saja dari ketiga diatas dalam membuat Schedule ini jika memang ingin didapatkan realisasi target yang sangat detil maka schedule lebih baiknya dibuat dalam bentuk harian. Dalam membuat schedule pada suatu pekerjaan proyek konstruksi maka harus didahulukan oelh penghitungan Analisa Teknis.

Apa itu Analisa Teknis ? Untuk Penjelasan dan Cara Buat Analisa Teknis bisa di pelajari dibawah ini

Apabila Schedule dibuat dengan tanpa diikuti oleh Analisa Teknis sebagai acuan, maka Schedule yang dibuat adalah bersifat asumsi tanpa hitungan kapasitas Produksi dan Durasi.

Berikut Cara / Panduan Membuat Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan (Work Schedule) dengan benar yang bersifat Asumsi (Tanpa Analisa Teknis).
  • Tentukan Format Schedule Rencana, apakah Harian, Mingguan, Atau Bulanan. Untuk Contoh Format Schedule bisa didownload sofcopynya dibawah nanti
  • Tentukan Item pekerjaan (Work Breakdown Structure) secara jelas dan benar
  • Tentukan Durasi Kerja Berapa Lama secara Keseluruhan

Perhatikan Seluruh Komponen Dan Faktor Pendukung Pekerjaan, seperti
  1. Daftar Cuaca
  2. Medan Kerja (Terkait mobilisasi material)
  3. Akses Jalan Ke lokasi
  4. Pekerjaan Dilakukan Dominan Dengan Man Power atau Alat dll

Nah, sahabat sekalian untuk detil Panduan Dan Cara Buat Schedule ini Secara Lengkap dan juga untuk mendownload Format Sofcopy nya Silahkan Klik Dibawah ini,


Nah bagi sahabat semuanya sekian dulu penjelasan dari admin apabila ada pertanyaan boleh ditanyakan pada kolom komentar, silahkan follow situs kita ini agar bahan berikutnya bisa langsung notif ke email sahabat semuanya. Tombol Follow (Ikuti) ada dibawah Halaman atau klik Tombol Subscribe pada Atas Halaman.

Yang mau bergabung dengan kita bisa gabung di grup telegram Civil Engineer Indonesia yang banyak suhu master Teknik sipil dalamnya silakan di Klik Disini 

Sahabat Engineers yuk Gabung Sama Kita, Klik Dibawah ini :
E-Book Kumpulan File Dokumen Penawaran Tender Proyek

Berlangganan via Email