Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Begini Cara Menghitung Material Untuk Bangun Rumah

Setiap kita insan pasti mempunyai sebuah impian untuk membangun sebuah Rumah sebagai hunian baik untuk masa sekarang dan masa depan. Terkadang ada impian itu yang sudah tercapai, sedang tercapai dan juga ada yang masih sebatas harapan. Dan Kita berdoa mudah-mudahan segala impian bisa terwujud dengan baik dan sesuai



Untuk membangun rumah bukanlah perkara mudah saat ini, disamping faktor paling utama adalah budget atau biaya yang tersedia dan juga problema dalam memilih tukang pelaksana. Dimana jika salah pilih maka akan menimbulkan permasalahan baru dalam proses pembangunan tersebut


Bila berbicara untuk membangun sebuah rumah, maka ada klasifikasi untuk bangunan tersebut yaitu :

1. Rumah Tipikal Sederhana

2. Rumah Tipikal Semi Mewah

3. Rumah Tipikal Mewah

4. Rumah Tipikal Sangat Mewah


Klasifikasi Bangunan Rumah Tersebut bukanlah dibuat dan disebut secara mengada ngada melainkan diklasifikan sesuai dengan material yang digunakan pada Bangunan Rumah Tersebut. Apabila Sebuah bangunan menggunakan bahan atau material yang bernilai tinggi maka akan mempengaruhi pula biaya pemasangan terhadap material itu


Contoh halnya upah pemasangan Lantai Keramik dengan Pemasangan Lantai Granit, maka sangatlah berbeda dimana lebih mahal upah pemasangan lantai granit. Lebih-lebih jika granit mahal dan ekspor maka upah pemasangannya pun akan sangat tinggi


Nah, pertanyaan sederhana bagaimana cara kita membangun rumah dengan dana pas-pasan namun ingin hasil yang sesuai ? Sederhana sekali jawabannya yaitu kita sebagai pemilik rumah minimal harus menguasai atau minimal harus mengetahui bagaimana cara menghitung kebutuhan material dalam pembangunan tersebut


Bagaimana Contohnya ??

Gampang Sekali, Misalnya kita hendak membangun sebuah rumah

Pastinya dimulai dari pembangunan pondasi rumah dimana misalnya kita menggunakan pondasi batu kali sebagai pondasi bangunan rumah tersebut


Nah, disini kita musti bisa menghitung dan minimal memperkirakan kebutuhan material yang akan kita gunakan, kenapa ? agar kita dapat menghindari kelebihan pembelian material yang mengakibatkan terjadinya "waste" atau sisa material sehingga terjadi pemborosan


Disini minimal kita bisa memperkirakan, menghitung secara kasar dan taktis berapa sih yang perlu kita beli seperti :

- Banyaknya Batu Kali ?

- Banyaknya Semen ?

- Banyaknya Pasir ?

- Dan Lain Lain


Mungkin rekan rekan sekalian bisa menyimak beberapa video penjelasan dibawah ini yang memberikan tutorial tentang bagaimana cara menghitung secara sederhana dan cepat terhadap kebutuhan material dalam pembangunan sebuah Rumah. Silahkan dicek


Menghitung Bata Ringan / Hebel Dalam Pemasangan Sebuah Dinding



Menghitung Batu Bata Merah Dalam Pemasangan Sebuah Dinding



Menghitung Batu Kali Pada Sebuah Pondasi



Menghitung Semen Dan Pasir Dalam Sebuah Pondasi Batu Kali



Menghitung Bata Material Untuk Pondasi Tapak



Dan Banyak Perhitungan-perhitungan yang lainnya pada Youtube Sudutsipil


Kepada Teman teman sekalian disarankan untuk membaca dan mendownload bahan dibawah ini yang dibutuhkan sebagai contoh dan juga tambahan data dalam ilmu perhitungan Bangunan


Yang mau bergabung dengan kita bisa gabung di grup telegram Civil Engineer Indonesia yang banyak suhu master Teknik sipil dalamnya silakan di Klik Disini


Sahabat Engineers yuk Gabung Sama Kita, Klik Dibawah ini :


E-Book Kumpulan File Dokumen Penawaran Tender Proyek



Baca Juga Dan Download Gratis :


Buat Yang Ingin Belajar Membuat / Menyusun RAB Bangunan Bagi Pemula Video Dibawah ini akan sangat bisa membantumu :